Salurkan Energi Mahasiswa Untuk Kegiatan Positif

Kategori: Indonesia Tanpa Narkoba Diposting oleh : Administrator Dibaca : 14776 kali Pada : Kamis, 14 November 2013 - 12:15:52 WIB

JAKARTA - Semakin meluasnya peredaran dan penyalahgunaan narkoba menjadi fokus perhatian dari berbagai pihak dan pemangku kepentingan. Data yang menunjukkan mahasiswa dan pelajar bersama-sama berada di urutan kedua menjadikan dunia pendidikan harus melakukan inovasi dan terobosan guna menekan fakta dan indikasi beredarnya narkoba di lingkungan yang mestinya steril ini.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Mercu Buana, Dana Santoso, mengungkapkan hal ini serta kiat yang dapat digunakan untuk menjamin kampus bebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Dalam sambutan pembukaan pelatihan kader anti narkoba yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional (BNN) bagi mahasiswa fakultas ilmu komunikasi se DKI Jakarta di kampus Universitas Mercu Buana pada Selasa (12/11), Dana Santoso menekankan pentingnya kampus mewadahi dan menyalurkan energi yang dimiliki oleh para mahasiswa ke dalam berbagai kegiatan positif.

“Penting adanya fasilitas yang ditujukan untuk menyalurkan kreatifitas para mahasiswa. Karenanya kami sangat mendorong dan mendukung berbagai kegiatan positif mulai dari sisi akademik, organisasi kemahasiswaan, seni, budaya dan olahraga,” ujarnya.  

Dana meyakini bahwa penyaluran kreatifitas yang disertai dengan pemahaman atas bahaya penyalahgunaan narkoba akan dapat menghindarkan generasi muda kita dari keinginan untuk mencoba dan akhirnya akan menjadi pecandu narkoba.

Indri Sulistiyanti, mahasiswa semeester I Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana memiliki kiat khusus untuk menghindari narkoba. Menurutnya, pemahaman atas bahaya narkoba memang sangat penting, namun untuk menghadapi godaan narkoba, ketaatan akan agama juga memegang peran penting.

“Selain itu pedoman dan petuah dari orangtua tetap saya pegang. Mungkin terdengar klise, tapi rasa hormat terhadap orangtua dan ketakutan untuk mengecewakan mereka seringkali jadi pemikiran untuk menghindari hal-hal yang negatif,” ujarnya.

Dari sisi yang berbeda, Hana Maulidina, salah seorang peserta pelatihan, menekankan pentingnya diberikan pemahaman tentang bahaya narkoba sedari dini.

“Hal ini harus terus menerus disampaikan sedari dini. Bukan rahasia lagi bahwa banyak juga adik-adik kita yang terkena penyalahgunaan narkoba. BNN harus lebih jauh menyentuh hingga ke anak-anak sekolah dasar,” ujarnya.

Kasubdit Masyarakat BNN, Siti Alfiasih, menyampaikan bahwa penyalahgunan narkoba memang tidak mengenal batasan umur maupun pengelompokan lainnya. Siapa saja bisa menjadi korban. Penanganannya membutuhkan peran seluruh pihak.

“Karenanya kami sangat berharap agar para kader yang kita latih selama dua hari ini akan dapat menggulirkan kembali kembali kepada masyarakat. Tanpa kepedulian masyarakat, saya rasa akan sulit kita menangani permasalahan narkoba,” ujarnya.(Sri S/AF)




1151 Komentar :

Find Treadmills
20 November 2014 - 23:35:05 WIB

I visited various web sites but the audio feature for audio songs existing at this website is truly wonderful.
<< First | < Prev | ... 114 | 115 | 116 | Next > | Last >>

Top
  • Follows us our servcies