Laskar Pelangi Pecahkan Rekor

Kategori: Wisata Nusantara Diposting oleh : Joko Sembung Dibaca : 2165 kali Pada : Minggu, 01 Februari 2009 - 14:31:58 WIB

Sukses film Laskar Pelangi dalam memecahkan rekor jumlah penonton memberi pembelajaran bahwa penonton film Indonesia bisa menerima inovasi. Mira Lesmana dari Miles Films yang memproduksi film ini mengatakan, sampai Rabu (12/11), pemutaran Laskar Pelangi di 100 layar bioskop di 25 kota menyedot lebih dari 4,4 juta penonton. Padahal, Kamis kemarin, jumlah kota yang memutar film itu bertambah dengan Padang, Tasikmalaya, dan Ambon. Sebelumnya, Ayat-ayat Cinta ditonton 3,7 juta penonton (Kompas, 26/10).

Jumlah penonton itu belum termasuk penonton layar tancap untuk menjangkau penonton di daerah yang belum memiliki gedung bioskop.

Menurut Mira, layar tancap di tiga lokasi di Belitung, tempat cerita berlokasi, menyedot penonton lebih dari 60.000 penonton dan di Bangka sekitar 80.000-an orang. Pemutaran layar tancap juga dilakukan di Rantau (Sumatera Utara) dan akan dilakukan di Natuna, Aceh (enam lokasi), Lombok, serta Papua di Timika, Sorong, dan Jayapura.

Kabar gembira lainnya, film ini menjadi salah satu film yang terpilih untuk menjadi bagian dari Berlin International Film Festival atau Berlinale 2009. Festival ini adalah sebuah peristiwa budaya terpenting di Jerman yang juga adalah salah satu festival film internasional paling bergengsi di dunia.

Film Laskar Pelangi diangkat dari novel berjudul sama karya Andrea Hirata. Film ini mengangkat realitas sosial masyarakat Belitung, tentang persahabatan, kegigihan dan harapan, dalam bingkai kemiskinan dan ketimpangan kelas sosial.

"Jumlah penonton dan panjangnya masa pemutaran film sejak 25 September memperlihatkan penonton butuh sesuatu yang baru, yang inovatif, walau yang ditampilkan realitas tidak gemerlap," papar Mira.

Selama ini, kebanyakan film Indonesia bertema drama cinta, horor, dan komedi, sementara Miles Films dalam empat film terakhirnya menggarap tema realisme sosial-politik.

Mira mengakui, inovasi itu tidak selalu berhasil secara komersial. Contohnya Gie, juga produksi Miles Films. Meskipun dari sisi kritik film dan kreativitas bagus, tetapi tidak sesukses Laskar Pelangi dalam pemasaran.

Produksi film ini menghabiskan biaya Rp 9 miliar dan 90 persen dikerjakan di dalam negeri. "Sound mixing dengan sistem Dolby dan transfer optis untuk suara belum bisa dikerjakan di dalam negeri," ujar Mira.

Miles Films dan para investor, antara lain Mizan Publishing, kini bersiap memproduksi lanjutan Laskar Pelangi. Sang Pemimpi adalah bagian novel tetralogi Andrea Hirata. (sumber: kompas.com)



44 Komentar :

Obat Luka Radang Usus
23 September 2013 - 14:37:19 WIB

senang dapat berkunjung web ini, web ini selalu memuat artikel yang menarik dan dapat menambah wawasan.

Obat Kanker Payudara
23 September 2013 - 14:38:26 WIB

selamat siang dan selamat beraktifitas,terimakasih banyak atas informasinya.

Obat Jerawat Alami
23 September 2013 - 14:40:14 WIB

membaca artikel dari web ini dapat menambah wawasan saya,terimakasih.

Obat Radang Tenggorokan Untuk Ibu Hamil
11 Desember 2013 - 13:22:31 WIB

Saya tak salah telah membaca artikel ini karena artikel ini sangat bermutu

netmail verizon
08 Januari 2014 - 17:30:44 WIB

Thank you. admin pack adds the article continues,
softschools
08 Januari 2014 - 17:31:06 WIB

Very clever and useful to the reader.
login secureserver
08 Januari 2014 - 17:31:30 WIB

admin thanks for share it ..
Obat Herbal Radang Pembuluh Darah
06 Februari 2014 - 15:18:50 WIB

Informasi yang telah anda berikan memberikan pengetahuan baru bagi saya
Obat Infeksi Perut
06 Februari 2014 - 15:20:59 WIB

Berita yang sangat up to date
Obat Wasir Luar
06 Februari 2014 - 15:22:57 WIB

Berita terbaik dan bagus untuk di simak
<< First | < Prev | 1 | 2 | 3 | ... | 5 | Next > | Last >>

Top
  • Follows us our servcies