Prospek Pariwisata Banyuwangi, Bisa Melebihi Bali

Kategori: Wisata Nusantara Diposting oleh : Administrator Dibaca : 166 kali Pada : Rabu, 14 September 2016 - 02:06:30 WIB

KETAPANG - Prospek Pariwisata Kabupaten Banyuwangi ke depan, optimis akan lebih baik dan bahkan bisa melebihi Bali dari segi wisatawan. Hal ini melihat betapa unik mempesonanya alam Banyuwangi dan semangat masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang luar biasa dalam mengunggulkan sektor pariwisata.

Demikian dikatakan Farid, Kepala Bidang Pelatihan di Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kementerian Pariwisata RI dalam acara Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan di Hotel Ketapang Indah Banyuwangi 17-18 Maret 2016.

Farid lebih lanjut mengatakan, karena itu insan pariwisata Kabupaten Banyuwangi juga harus disiapkan lebih baik lagi. Terutama dalam melayani kedatangan baik wisatawan mancanegara maupun  wisatawan Nusantara, ujar Farid.

Kepada wartawan Farid menjelaskan, Banyuwangi masuk di dalam 10 destinasi utama nasional dalam mengejar target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) 20 juta orang pada tahun 2019. Untuk itu Kementerian Pariwisata tidak boleh tinggal diam, salah satu buktinya adalah dengan melakukan pelatihan SDM kepariwisataan, baik
dari pelatihan yang sederhana dan dasar juga nanti ke depan yang bersifat kompetensi.

Jika SDM Banyuwangi sudah semakin siap, kami berharap Wisman yang datang ke Banyuwangi dapat memperoleh kesan positif dan berdampak pada cerita yang dibawa Wisman itu ke negaranya. Sehingga apabila mereka terkesan dan ingin kembali lagi ke Banyuwangi, jelas Farid.

Ditambahkan Cut Usman, salah seorang Panitia dari Kementerian Pariwisata, Banyuwangi bisa lebih pesat lagi jika Bandaranya dikembangkan menjadi Bandara Internasional seperti halnya Lombok. Maka tidak sulit untuk mencapai target apapun di Banyuwangi, tandas Cut Usman.

Sementara itu Muhammad Yanuar Bramuda, Plt Kadisbudpar Kabupaten Banyuwangi mengatakan, sukses Banyuwangi mendapat juara dunia pada ajang 12th United nations World Tourism Organization  (UNWTO) Awards belum lama ini berdampak sangat signifikan bagi upaya pengembangan pariwisata di Banyuwangi. Seluruh elemen di Banyuwangi jadi bergerak dan pasti akan terus berusaha mempertahankan  status juara dunia ini.

Dalam rangka inilah pelatihan SDM Pariwisata adalah juga sangat penting. Ke depan kami mengharapkan diadakan pelatihan yang lebih fokus lagi di bidang Kuliner, Hotel dan Restoran, juga Pemandu Wisata, ungkap Bramuda.

Dalam acara pelatihan tersebut, H. Asmai Hadi, tokoh dan budayawan yang juga 
Ketua Persatuan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Banyuwangi mengatakan, dengan adanya pelatihan dasar SDM kepariwisataan ini diharapkan ke depannya dapat meningkatkan kualitas pelayanan para pelaku wisata yang ada di Banyuwangi serta dapat menciptakan SDM-SDM unggulan yang dapat memberikan pelayanan prima kepada wisatawan-wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi. 

"Pelayanan prima dalam melayani wisatawan adalah kunci meningkatkan pariwisata," tandas Asmai Hadi.

Sementara itu, menurut informasi tahun 2016 ini Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menggelar 53 festival yang dimulai sejak Maret 2016. Selain festival lama seperti International Tour de Banyuwangi Ijen, Festival Gandrung Sewu, Banyuwangi Ethno Carnival, Batik Festival, dan Jazz Pantai, pada tahun 2016 ini ada beberapa festival baru lagi yang menarik, di antaranya Underwater Festival, Festival Karo Rafting & Tubing X Badeng, dll. (Antoni Fernando)

 




0 Komentar :


Top
  • Follows us our servcies