Hukuman Rehabilitasi Lebih Mengerikan Dari Pada Penjara

Kategori: Indonesia Tanpa Narkoba Diposting oleh : Administrator Dibaca : 1693 kali Pada : Selasa, 24 September 2013 - 21:42:33 WIB

JAKARTA - BNN memiliki tugas berat karena menjadi ujung tombak dalam membersihkan Indonesia dari penyalahgunaan narkoba. Untuk itu Komjen Pol. Anang Iskandar selaku Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) beserta jajarannya membuat berbagai kebijakan-kebijakan yang mengarah untuk mencegah peredaran narkoba. Salah satu langkah besar yang diambil saat ini adalah hukuman terhadap pelaku atau pengguna narkoba dengan cara rehabilitasi (pengobatan) bukan hukuman penjara.

Ia menilai hukuman rehabilitas dapat menjadi alternatif untuk mengurangi berkembangnya narkoba, karena menurutnya jika seseorang pengguna narkoba dihilangkan candunya dari narkoba maka secara sendirinya permintaan akan narkotika akan berkurang. Itu untuk satu orang, maka kalau semua orang di Indonesia yang dikategorikan pecandu dapat disembuhkan di rehabilitasi maka diperkirakan peredaran narkotika dapat terhenti secara menyeluruh, ditambah lagi penyuluhan bagi orang-orang yang belum terkena narkoba juga diperlu diberikan pengetahuan tentang kesehatannya bahwa menggunakan narkoba dapat merusak organ-organ tubuh dan berbahaya.

Hal ini pun sudah dilakukan oleh berbagai negara di dunia diantaranya Portugal, China, Malaysia, Australia, dll. Sedangkan di Indonesia juga sudah dimulai pada tahun 2009 lalu, hanya dalam pelaksanaannya masih belum dikembangkan secara maksimal tapi sekarang sudah mulai digalakkan. Untuk itu, ia menghimbau kepada semua kepala daerah untuk membuat rehabilitasi untuk warganya yang terlibat dalam narkoba. Mengenai tenaga ahlinya akan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, BNN, dll.  

Lebih lanjut, Anang menilai bahwa hukuman rehabilitasi ini sebenarnya lebih berat atau lebih mengerikan dibanding hanya dihukum penjara. Karena dengan rehabilitasi seorang pengguna atau pecandu akan dilepaskan jeratan narkoba dari dalam dirinya hingga tidak menggunakan narkoba lagi, sedangkan di penjara sudah menjadi rahasia umum bahwa terpidana narkoba usai menjalani hukuman tidak akan menghilangkan sifat candu bahkan akan lebih bergantung lagi hidupnya pada narkoba (sakaw), ujar Anang kepada SPB di ruang kerjanya, Selasa (24/9). (sri/rinaldo)




52 Komentar :

pengobatan pengapuran tulang
25 September 2013 - 07:57:55 WIB

terimakasih atas informasinya.. sungguh sangat bermanfaat sekali.. dan menjadikan suatu wawasan yang belum saya ketahui.. moga sukses selalu sobat..
Actos Lawsuit Against
29 September 2013 - 07:04:23 WIB

I have no idea what to do on this weekend. That's why I just surf to your site reading any articles of yours.
Ocella Lawsuit
03 Oktober 2013 - 21:43:14 WIB

Nice article juragan, besok update lagi ya :D
Where To Buy Breast Actives
05 Oktober 2013 - 08:17:58 WIB

mohon ijin untuk ikutan menyimak gan..
Termite Control Boca Raton
06 Oktober 2013 - 05:47:53 WIB

thanks ya bozz telah menghadirkan inf02 yang menarik..
Efficient Storage
07 Oktober 2013 - 10:07:06 WIB

Makin menarik, dengan pengelolaan yang profesional. Good luck dan sukses.
obat alami gagal ginjal
11 Oktober 2013 - 09:24:31 WIB


terima kasih pak admin telah menghadirkan informasi dan berita yg bermanfaat,semoga dengan sering di updated akan menjadikan website ini lebih bermanfaat lagi bagi pengunjung..
obat penyakit tipes
11 Oktober 2013 - 09:29:00 WIB

terimakasih untuk informasi yang menarik :)
Dental Implants Louisville KY
13 Oktober 2013 - 08:46:31 WIB

Makin menarik dan aktual dalam berita. Pasti akan memberi banyak manfaat.
Dewi Anita
30 Oktober 2013 - 15:39:16 WIB

Thanks banget untuk semua informasinya mas brooo....
____
- bisul http://bjfk.in/bsl.htm
- maag http://bjfk.in/mg.htm
- biduran http://bjfk.in/bdrn.htm
<< First | < Prev | 1 | 2 | 3 | ... | 6 | Next > | Last >>

Top
  • Follows us our servcies